Kamis, 13 September 2012

PANIC... !!!


Hari ini, seperti biasa saya selalu melakukan kegiatan rutin setiap pagi. Mulai dari bangun tidur, mandi, sarapan ( bila nafsu ) berdandan, memilih dan memakai baju yang sesuai keinginan yang mana yang akan saya kenakan. Setelah itu sambil menunggu ayah saya yang bersiap siap mau mengantarkan saya ke tempat saya mencari uang, saya memakan bubur ayam yang sengaja ibu saya belikan untuk saya makan pagi itu.

Setelah semua nya selesai pagi itu saya buru-buru bergegas untuk pergi ke kantor saya. Kegiatan rutin saya selain yang sudah saya sebutkan di atas itu adalah mengunci kamar dan menaruh kunci kamar tersebut di dalam tas.  Sesampainya saya di kantor, seperti orang-orang kantor kebanyakan saya menyalakan computer kantor saya dengan penuh suka cita dan yaa seperti biasa saja .

Saya bekerja di salah satu EO ( Event Organizer  ) di Bekasi dan di tempatkan & di percaya sebagai orang keuangan yang mengurus segala administasi di kantor tersebut. Mula nya saya iseng bekerja disitu saat di tawarkan oleh kakak saya yang sebelumnya pernah bekerja disitu. Namun lama kelamaan saya mulai tertarik bekerja dan bergabung di dalam EO tersebut. Mulai dari orang kantor nya, sampai freelancer nya semua baik-baik dan tidak ada yang saya tidak suka. Bagaimana saya tidak suka kalau bukan dari sini, dari kantor ini saya bertemu dengan orang yang benar-benar sudah merubah kehidupan saya secara tidak langsung dan langsung. Hhehe…

Saya panggil dia Bp. Direktur Utama hati saya.. :D karna dia yang saya harap memimpin, mengayomi, menjaga saya. Bertemu dan menjadi kekasih hatinya membuat saya belajar bertanggung jawab, professional dan membuat saya rajin bekerja karna hamper setiap hari ( dari senin sampai jum’at saya bertemu dengannya )

Ada perasaan berbeda memang, menjalin kasih dengan seorang yang belum bias berpikir dewasa dengan yang sudah bias berpikir dewasa dan matang seperti dia. Dia ulet, rajin, dan tak pantang lelah membuat saya dan keluarga saya jatuh hati pada nya. Tak hanya itu saja, di tiap ada acara event dari perusaahan lain yang meminta jasa EO kami sebagai pengurus jalannya acara tersebut, dia selalu diminta menjadi coordinator atau leader. Dan jujur saja melihat dan mendengarkan  dia berbicara di depan orang lain itulah awal saya jatuh cinta pada lelaki tersebut.

Walaupun saya satu kantor dengan dia, tapi kami berusaha bersikap professional dan tidak membawa masalah pribadi ke dalam pekerjaan kami, walau kadang akhir nya saya yang kalah daripada dia, karna saya yang leih banyak tidak bersikap professional dan arogan.
Seperti biasa, pagi itu saya merapihkan data dan menyiapkan slip slip bank yang bertebaran di meja. Karna pekerjaan saya berhubungan dengan uang, uang dan uang, maka setiap hari saya harus bolak balik kantor-bank, bank-kantor, belum lagi kalau bank itu penuh dan harus mengantri berjam-jam dengan keadaan berdiri tanpa duduk rapi seperti anak TK.

Sebenarnya sudah banyak macam-macam bank yang menawaran kenyamanan nasabahnya dengan memberikan kursi-kursi pada setiap tempat duduknya, tapi setiap hari saya heran kenapa bank langganan saya ini tidak pernah ada kemajuan sedikit untuk memberikan kenyamanan pada nasabahnya agar separuh keuntungannya di belikan kursi atau semacamnya untuk menunjang kenyamanan tersebut. Tapi itu tak pernah saya pikirkan karna pada umumnya orang-orang, instansi dan tempat-tempat berbelanja pada umumnya selalu memakai layanan bank tersebut karna mudah dan cepat digunakan sebagai transaksi pembayaran, dan saya pun tak memungkiri hal tersebut.

Hari itu tugas saya bukan pergi ke 1 bank saja melainkan harus pergi ke 3 bank yang jaraknya berbeda-beda dan cukup jauh.  Saya memutuskan untuk pergi ke bank siang karna pikiran saya, orang-orang yang ke bank di jam tersebut akan sedikit di jam makan siang karna untuk setiap orang masalah perut adalah kebutuhan yang paling utama.

Panas betul siang itu, karna saya sendiri mengendarai motor dan itu sudah biasa sih padahal ..heheh
Setelah selesai dari bank karna sudah lewat dari jam makan siang, saya memikirkan perut saya yang sudah keroncongan meminta untuk di beri makan, oleh sebab itu saya mampir ke warung padang di pinggir jalan untuk membeli nasi padang dengan lauk rendang lalu di bungkus untuk di bawa pulang, karna jarak rumah dan kantor saya tidak jauh dan jalannya juga searah dari rumah saya, saya memutuskan untuk memakan nasi bungkus itu dirumah.
Sesampainya dirumah, saya melahap makanan itu dan saya mulai berpikir janggal. Seperti memang ada yang mengganjal di otak saya, tapi belum tahu itu apa. Saya ada pikiran untuk ke kamar namun saya malas karna berpikir akan “ribet” . oleh karna itu saya mengurungkan niat saya untuk ke kamar dan kembali lagi ke kantor dan melanjutkan kembali pekerjaan saya di kantor.

Saat waktunya jam pulang kerja, saya segera melaju kerumah sambil mengendarai kuda hitam saya ( motor )  seperti biasa saya mengambil kunci dari dalam tas untuk membuka  pintu kamar yang sejak pagi di kunci tanpa penghuni. Kaget dan panic… !!! kunci ku hilang !!!!! aduuhh.. ya ampuunn..dimana .. !!! dimana kunci ku … !!!  pikiran akan di marahi dan diomeli oleh ayah dan ibu ku tiba-tiba datang begitu saja. Karna seperti biasa sifat teledor saya kambuh dan Ahhh…saya langsung lemas … L

Saya mulai menelpon Bp. Direktur tapi hasil nihil dan dia tak menemukan apa2 di kantor. Saya akhirnya putus asa dan menceritakan semuanya yang terjadi ke ayah ibu. Benar saja, karna keteledoran saya, saya jadi dimarahi. Huhuhuhuh…

Tak ada jalan lain yang harus di tempuh yaitu mendobrak pintu kamar. “Ah rusak dah pintu kamar gue, rusak dah…rusak dah.” Dan BRAKK, BRAKKK…ayah saya mendobrak pintu saya dua kali .. memang terbuka sih tapi jadi hancur pinggir2nya..seperti tidak ada harapan lagi untuk bias di pasang kunci lagi. Akhir nya saya masuk kamar juga dan  mengendurkan otot-otot saya yang tadi menegang karna panic..baru saja meluruskan kaki ke tempat tidur, Bp. Direktur Hati Saya tiba-tiba mengirim pesan dan memberitahu saya kalau dia mimisan. Saya panic bukan main, dan langsung menelpon dia..tapi dia sibuk dengan mimisannya tersebut. Tidak tahu emosi yang berlebihan atau apa, saya menangis dan .. yah begitu deh.  Saking panic bukan mainnya itu, dia tidak tahu bagaimana saya memikirkannya pada saat itu. Namun setelah dia menjelaskan kalau dirinya sudah tidak apa-apa, saya mulai tenang dan mulai menulis cerita ini………………………………………..

Rabu, 12 September 2012

Orat Oret Part II


Assalamualaikum wr.wb
Yang terhormat lagi, bp. Direktur utama hati saya..semoga masih sehat walafiat mawadah warohmah saat membaca tulisan kedua saya ini.
Berhubung makin banyak yang merequest "orat oret" lanjutan dari part I semalam, saya akan tidak mengendurkan mata dan tak ingin rasa nya terpejam bila sepatah demi patah, bait demi bait, kalimat demi kalimat dari tulisan lanjutan ini belum berhasil di selesaikan. :D ( lebay mode on )

Berbicara soal lanjut melanjutkan, tersirat di benak saya melanjutkan sebuah hubungan.
Sebagaimana yang anda tahu, kita berhubungan ingin semua nya berjalan lancar, berlanjut ke jenjang yang lebih serius, tanpa ada halangan apa2 dan rintangan apapun.
tapi kita juga tau kalau itu semua tak akan mungkin terjadi, dalam berhubungan kita pasti akan melewati berbagai macam rintangan, halangan yang menguji seberapa besarkah cinta dan sayang di antara dua insan manusia.
Saya berharap cukup besar dengan Bp. Direktur, selaku direktur utama hati saya kalau hubungan ini akan berlanjut ke jenjang yang lebih serius.

Namun ada baiknya bila kita memperhatikan hal-hal berikut :

1. Berpikir Realistis
mungkin agak awam bagi saya mempelajari hal ini..karna seperti yang anda bilang kalau saya belum cukup bahkan belum menguasai pemikiran realistis. Namun saya sudah berpikir realistis walaupun belum dalam artian luas.. misal : menerima anda apa adanya, berusah semaksimal mungkin menjaga apa yang sudah saya dan anda pertahakankan.

2. Komunikasi
Ini masalah yang cukup banyak terjadi pada setiap pasangan, karna kalau tidak adanya komunikasi di antara kedua nya banyak berakibat pertengkaran, cek cok, bahkan sampai putus di tengah jalan.
Komunikasi ini selalu berusaha saya jaga saat saya berada jauh dari anda atau disaat kita sibuk dengan urusan masing-masing. begitu pula dengan anda yang selalu mengingatkan saya kalau ada apa-apa, berusahalah di komunikasikan dan dibicarakan bersama. 

3. Saling Mendengarkan, Perhatian dan Memahami
Kalau kita sering mendengar perkataan " Dengarkan perkataan orang lain dulu, kalau ingin kata2 anda di dengarkan." acap kali saya bertengkar dengan anda karna menurut saya anda jarang mendengarkan dan memahami perkataan saya. Sebenarnya kesal sih...karna  siapa sih, orang mana sih yang tidak pingin di dengarkan omongannya? namun saya memahami kesibukan anda.. memahami pekerjaan anda yang notabennya adalah penghibur. penghibur dalam artian menghibur orang2 yang memang membutuhkan hiburan di zaman yang dimana orang-orang dituntut untuk selalu cepat dalam mengerjakan suatu hal yaitu tidak lain dan tidak bukan adalah pekerjaannya.
Namun ada kala nya dimana saya ingin lebih banyak meluangkan waktu dengan anda, berbicara berdua, sama2 berdiskusi tentang suatu hal. Dimana waktu anda hanya buat saya ya pak..heheh
Makanya itu saya sangat menghargai waktu saat saya dan anda berdua.

heheehehe..seperti itu sih.. menurut saya agar hubungan saya dan anda berlanjut sampai ke tahapan yang lebih serius.. 
sebenarnya masih banyak hal yang saya ingin ungkapkan, tapi kalau semua nya ini akan menjadi 1 buku tebal donk.. ( Lebay ) :D

hmmmm..
Tapi sebenarnya dari hal2 yang di atas tadi kekuatan paling terbesar dari sebuah hubungan adalah doa. Doa dari orang2 tersayang yang senantiasa selalu mendukung hubungan yang baik.

Terima kasih bp. direktur, yang sudah meluangkan waktunya membaca tulisan saya.. Semoga dengan membaca tulisan ini, anda tahu seberapa besar harapan saya ke anda ..

Waalaikum Salam wr.wb

Orat Oret Part 1


Monggo..
Permisi..
Assalamualaikum wr.wb
Yg terhormat bp. Wahyudin selaku direktur utama hati saya, saya memohon maaf apabila email tengah malam ini mengganggu anda dikarenakan saya tidak bisa tidur untuuk sementara waktu.
Daripada ngelindur, daripada ngelawur, daripada meluncur, tersirat ide untuk orat oret di email anda .
Sebenarnya saya tau kedatangan email saya ini cukup mengganggu waktu tidur malam anda, tapi bilamana pagi nya baru dibuka itu tidak akan apa2 bagi saya toh saya akan tetap senang bilamana anda berkenan meluangkan sedikit waktu anda untuk membaca email dari saya.

Menurut anda, apa yah faktor saya sampai saya yang cantik ini kadang tidak bisa tertidur pulas?? Kalau istilah sekarang adalah "insomnia"
"Insomnia" ini sebenarnya bisa disebabkan oleh beberapa faktor yaitu antara lain :
1. Kepikiran anda
2. Mata sudah terpejam tiba2 anda lewat di pikiran saya
3. Bad mood
4. Kalau sedang bertengkar dengan anda, saya benar2 insomnia dan itu parah sekali. Kadang sempat terfikir untuk mendatangkan kediaman anda, memeluk anda, mencium pipi anda dan mengucapkan maaf ( apabila pertengkaran itu adalah murni kesalahan saya )
5. Negatif thinking
Kadang ada beberapa spekulasi di pikiran saya, dan tiba2 teringat masa lalu anda kadang membuat saya cemburu lalu insomnia.
Sebenarnya tidak penting juga hal ini terlalu di besar2kan dan di bicarakan, dan saya tau harus di apakan masalah "negative thinking" ini

Itu beberapa faktor  saya ber "insomnia", bukan gombal tapi fakta :D


Etttss.. Saya masih mau melanjutkan orat oret saya malam ini..
Tapi apakah bp direktur masih berkenan membaca orat oret saya ??
Hmmm.. Bagaimana pak ??
Hmmm..tidak ada jawaban dari bapak..
Hmmm..ok saya anggap bapak masih mau lanjut membaca orat oret saya.

Hampir 1 thun 5 bulan ini bp sudah menjabat sebagai direktur utama hati saya, betapa beruntung nya saya ..karna selama itu pula saya merasa benar2 menjadi wanita seutuhnya krna mencintai dan dicintai anda.
Sampai saya berstatment "IMPIANKU HANYA SATU, MENCINTAI & DICINTAI OLEHMU SAMPAI KITA LUPA BAGAIMANA CARANYA BERPISAH" :)


Mencintai saya dan mengambil hati saya itu sebenarnya cukup mudah..
Perhatikan saya, tidak cuek, selalu jaga komunikasi, jangan bohong ( tidak mungkin sih kalau ada orang yang benar2 tidak pernah berbohong :p )



Sebenarnya Saya sudah sangat beruntung bertemu org sebaik anda, menjalani hari2 bersama bpk direktur benar2 menyenangkan.
Sampai banyak orang2 yang mendukung kedatangan anda di hidup saya , itu merupakan kebahagiaan bagi saya sndiri.

Namun saya sadar, perjalanan ini masih panjang, masih banyak rintangan dan lika liku kehidupan di depan yang belum kita tau akan bagaimana..
Tapi tetaplah disamping saya, tetaplah genggam tangan saya, jangan pernah lepaskan tangan ini walau apapun yang terjadi.


Waalikum Salam wr.wb